, ,

H. Etar, Hormati Tahapan Proses Hukum, Hindari Framing Sepihak

oleh -426 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Bandung – Mensoal ramainya framing yang ada H. Etar, Lawyer SH Terate, turut mengomentari dinamika yang berkembang. Ia menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan menghormati tahapan hukum yang sedang berjalan. 24/02/26.

“Proses persidangan masih berlangsung. Setiap keterangan saksi adalah bagian dari rangkaian pembuktian yang utuh. Tidak tepat disimpulkan secara parsial lalu diklaim sebagai kemenangan,” ujarnya.

banner 336x280

Ia menjelaskan bahwa hukum acara perdata memiliki tahapan sistematis, gugatan, jawaban, replik, duplik, pembuktian, kesimpulan, dan putusan. Semua alat bukti, baik surat, saksi, maupun alat bukti lainnya, akan dinilai secara komprehensif oleh Majelis Hakim.

“Putusan pengadilan tidak ditentukan oleh framing opini, tetapi oleh pertimbangan hukum dalam amar putusan.” “SH Terate Lebih Besar dari Perbedaan”. ujar Haji Etar.

Khoirun Nasihin menegaskan bahwa SH Terate bukan sekadar organisasi, melainkan rumah persaudaraan yang dibangun atas pengorbanan dan ajaran budi pekerti luhur.

“SH Terate lahir bukan dari ambisi kekuasaan, tetapi dari sumpah persaudaraan yang mengikat lahir batin. Itu yang harus kita jaga.”

Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan hukum tidak merusak nilai persaudaraan yang telah ditanamkan para sesepuh.

“Persidangan adalah proses mencari kepastian hukum. Tapi persaudaraan adalah nilai yang lebih tinggi. Jangan sampai karena perbedaan posisi, kita kehilangan rasa saling menghargai.”

Senada dengan itu, H. Etar juga mengajak seluruh warga untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. “Perbedaan tafsir hukum adalah hal wajar. Namun marwah organisasi dan rasa persaudaraan harus tetap menjadi fondasi.”

Persidangan perkara ini masih akan berlanjut dengan agenda pembuktian lanjutan sebelum memasuki tahap kesimpulan dan putusan.

Kedua kuasa hukum menegaskan bahwa mereka menghormati proses peradilan dan menyerahkan sepenuhnya penilaian akhir kepada Majelis Hakim.

Di tengah perbedaan argumentasi hukum, satu pesan yang mengemuka tetap sama SH Terate lebih besar dari perbedaan. SH Terate adalah persaudaraan.

Reporter : Aditya

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.