,

Bupati Gatut Sunu Tegaskan, Tindakan Tegas Makelar Jabatan

oleh -76 Dilihat
banner 468x60

Lpk | Tulungagung – Sirine Keras di bunyikan sebagai tanda dimulainya terhadap praktik percalonan Jabatan oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan akan segera mengisi ratusan kursi Kepala Sekolah (Kepsek) yang kosong dengan jaminan mutlak Bebas Biaya.

​Dalam proses seleksi ini pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Tulungagung dengan menggandeng Polres Tulungagung dan Kejaksaan Negeri Tulungagung untuk mengamati tahapan demi tahapan guna memberantas adanya makelar Jabatan.

banner 336x280

Bupati Tulungagung, H.Gatut Sunu menegaskan, bahwasanya tidak ada Ruang bagi transaksi jabatan dalam masa kepemimpinannya. Dengan langkah menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) ini, merupakan bukti nyata untuk melindungi para guru guru dari praktek praktek nakal para okñum makelar jabatan yang sering mengatasnamakan Bupati.

​“Kami pastikan tidak ada uang imbalan (mahar) Apabila ada pihak/ oknum yang mengatas namakan utusan dari saya dan meminta imbalan itu tidak benar. Segera laporkan akan kami proses secara hukum,” tegas Gatut Sunu Wibowo pada saat di wawancarai awak media.Jumat (06/02/2026).

Plt. Kepàla Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Sukowinarno menjelaskan, Sebanyak ​127 Kursi Kosong Menanti sosok Kepemimpinan yang ber Integritas di sekolah sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Belum lagi ditambah 12 orang yang akan pensiun pada Februari ini.

​Meskipun pengisian ini di target kan selesai pada Maret 2026, namun ada tantangan besar terbentang. Pasalnya, dari ratusan calon, baru 17 guru yang dinyatakan lulus diklat dan bersertifikat sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. “Dalam hal tersebut, Kami akan lakukan seleksi administrasi dan pendataan yang ketat dengan prinsip, semua harus sesuai aturan, dan tanpa ada pungutan sepeser pun,” terang PLt.Sukowinarno.

​Kepada Seluruh Calon Kepsek Langkah berani ini diharapkan menjadi titik balik bagi dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Tulungagung. Dengan hilangnya praktik “beli kursi”, diharapkan Kepala Sekolah yang terpilih benar-benar mereka yang memiliki dedikasi tinggi dan kualitas untuk memajukan dunia Pendidikan Di Kabupaten Tulungagung.

Reporter : Mujiono

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.