Dorong Penguatan Regulasi Desa, Dosen Hukum USG Kembangkan Gagasan Peraturan Desa sebagai Instrumen Tata Kelola Lingkungan Hidup Berkelanjutan

oleh -21 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Gresik – Dosen Program Studi Hukum Universitas Sunan Gresik melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Gagasan Penyusunan Peraturan Desa sebagai Perangkat Hukum dalam Sektor Tata Kelola dan Pengembangan Lingkungan Hidup di Desa Ketanen.” Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menitikberatkan pada penguatan peran hukum dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Tim peneliti dan pengabdian terdiri dari M Akmal Al Khasyi’, S.H., M.H. sebagai ketua, dengan anggota Dimas Eri Saputra, S.H., M.H. dan Hijriatu Sakinah, S.H., M.H. Kegiatan berfokus di Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik sebagai lokasi penelitian sekaligus mitra pengabdian masyarakat dalam upaya merumuskan gagasan regulasi desa yang adaptif terhadap kebutuhan tata kelola dan pengembangan lingkungan hidup.

banner 336x280

Ketua tim, M Akmal Al Khasyi’, S.H., M.H. menjelaskan bahwa keberadaan Peraturan Desa (Perdes) memiliki peran strategis sebagai instrumen hukum yang mampu memberikan kepastian hukum bagi pemerintah desa maupun masyarakat dalam mengelola sumber daya lingkungan. Menurutnya, tantangan pembangunan desa saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan lingkungan yang memerlukan landasan hukum yang jelas dan implementatif. 5 Juni 2026.

Melalui penelitian ini, tim berupaya mengidentifikasi berbagai potensi dan permasalahan lingkungan yang berkembang di Desa Ketanen. Hasil identifikasi tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi akademik terkait substansi Peraturan Desa yang dapat mengatur aspek perlindungan, pengelolaan, dan pengembangan lingkungan hidup berbasis kebutuhan lokal masyarakat desa.

Selain kegiatan penelitian, tim juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui diskusi, sosialisasi, dan pendampingan kepada perangkat desa serta unsur masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya regulasi desa sebagai instrumen hukum dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang partisipatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada aspek normatif hukum, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Dengan demikian, gagasan Peraturan Desa yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi solusi yang aplikatif dan dapat diterapkan secara efektif oleh Pemerintah Desa Ketanen.

Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian ini, Universitas Sunan Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui penguatan kapasitas hukum dan tata kelola pemerintahan. Kehadiran akademisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan antara pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat desa, khususnya dalam mewujudkan tata kelola dan pengembangan lingkungan hidup yang berkelanjutan di Desa Ketanen.

Reporter : Aditya

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.