Lpk | Blitar – Selasa (27/1/2026) pukul 08.20 WIB, gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini disebabkan oleh deformasi batuan dalam lempeng dan tidak berpotensi tsunami.
Guncangan terasa hingga beberapa daerah sekitar, termasuk Surabaya dan Blitar. Di Surabaya, ratusan karyawan di gedung perkantoran bertingkat panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Setelah situasi mereda, pihak keamanan gedung melakukan koordinasi dengan BMKG dan memastikan tidak ada kerusakan struktur bangunan, sehingga aktivitas kantor kembali normal.
Di Blitar, meskipun tidak ada laporan kerusakan signifikan, sebagian warga merasa guncangan yang cukup jelas dan sempat mengalami kekhawatiran.
Langkah-langkah Penanggulangan dan Penanganan Setelah Lindu.
1. Saat Lindu Terjadi
Jika di dalam ruangan: Lindungi kepala dan leher dengan bantal atau tangan, bersembunyi di bawah meja yang kokoh, dan hindari jendela, lemari tinggi, atau benda yang bisa jatuh.
Jika di luar ruangan: Bergerak ke tempat terbuka bebas dari pohon, tiang listrik, atau gedung yang bisa ambruk.
Jika sedang dalam kendaraan: Hentikan kendaraan di tempat terbuka dan tetap di dalam hingga guncangan berhenti.
2. Setelah Lindu Berhenti
Periksa diri sendiri dan orang sekitar dari cedera, berikan pertolongan pertama jika diperlukan.
Matikan sumber api dan listrik untuk mencegah kebakaran atau korsleting.
Hindari menggunakan telepon seluler kecuali untuk darurat.
Periksa kerusakan pada bangunan, jika ada tanda-tanda tidak aman, segera pindah ke tempat yang lebih aman.
3. Penanggulangan oleh Pihak Berwenang
BMKG terus memantau aktivitas geologi untuk mendeteksi kemungkinan gempa susulan.
Pemerintah daerah melakukan pemetaan kerusakan dan distribusi bantuan seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara bagi korban.
Tim penyelamat dan kesehatan siap memberikan bantuan di daerah terdampak.
4. Persiapan untuk Kemungkinan Gempa Susulan
Siapkan paket darurat yang berisi makanan kaleng, air minum, obat-obatan, senter, dan radio baterai.
Tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG atau pemerintah daerah untuk mendapatkan update terbaru.
Reporter : Dedy













