Merasa Tak Aman di Jalan, Puluhan Sopir Truk Datangi Kantor Dishub Jombang

oleh -6 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Jombang – Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang, Kamis (25/6/2026). Mereka menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai masih menjadi keluhan para pengemudi angkutan barang.

Dalam aksi tersebut, para sopir menuntut penyediaan rest area khusus bagi kendaraan angkutan barang, penanganan aksi bajing loncat, penertiban balap liar, hingga kejelasan penerapan kebijakan pembatasan kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan.

banner 336x280

Koordinator Gerakan Sopir Jawa Timur, Supri, mengatakan Jombang merupakan salah satu jalur transit penting bagi kendaraan logistik yang melintas dari wilayah timur menuju barat Pulau Jawa. Namun hingga kini, menurutnya, belum tersedia fasilitas tempat istirahat yang memadai bagi para sopir.

“Jombang menjadi jalur transit bagi banyak sopir dari arah timur menuju wilayah barat. Ketika perjalanan jauh, kami membutuhkan tempat istirahat yang layak,” kata Supri kepada wartawan di lokasi aksi.

Menurut Supri, keberadaan rest area dinilai penting untuk menunjang keselamatan berkendara. Dengan tersedianya tempat istirahat yang aman dan nyaman, para sopir dapat memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain soal rest area, para sopir juga menyoroti maraknya aksi bajing loncat yang masih terjadi di sejumlah jalur distribusi barang. Kejahatan jalanan tersebut disebut merugikan pengusaha maupun sopir karena kerap mengincar muatan kendaraan saat melintas.

“Persoalan itu masih kerap kami temui di lapangan. Sangat meresahkan bagi kami para sopir,” ujarnya.

Tak hanya itu, massa aksi juga mengeluhkan maraknya balap liar di beberapa ruas jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya, termasuk kendaraan angkutan barang yang memiliki dimensi besar.

Mereka meminta pemerintah daerah bersama aparat kepolisian meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku balap liar maupun aksi kriminal di jalan raya.

Dalam kesempatan itu, para sopir turut mempertanyakan penerapan kebijakan pembatasan kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan. Mereka menilai aturan tersebut perlu diterapkan secara konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Perwakilan massa selanjutnya menyampaikan aspirasi kepada pihak Dishub Kabupaten Jombang untuk ditindaklanjuti.

Reporter : Yanti

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.