Revitalisasi Pompa Air Sawah Jadi Prioritas Kades Terpilih Kampung Baru Jombang Untuk Ketahanan Pangan

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Jombang – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan memperbaiki dan mengaktifkan kembali pompa pertanian yang selama ini mangkrak dan tidak berfungsi optimal.

banner 336x280

Kepala Desa Kampungbaru terpilih, Agung Sutikno, mengatakan bahwa keberadaan pompa pertanian memiliki peran vital dalam mendukung kebutuhan irigasi lahan sawah warga. Oleh sebab itu, revitalisasi fasilitas ini menjadi salah satu program prioritas kerjanya demi mendongkrak produktivitas panen.

Menurut Agung, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian mayoritas masyarakat Desa Kampungbaru.

Dengan berfungsinya kembali pompa ini, pasokan air ke lahan persawahan diharapkan menjadi lebih lancar, khususnya saat memasuki musim kemarau atau ketika debit air dari sumber irigasi alami mulai menyusut.

“Pompa pertanian ini sangat dibutuhkan petani. Melalui perbaikan dan pengoperasian kembali alat yang sudah lama rusak ini, kami berharap kebutuhan air untuk lahan pertanian warga dapat terpenuhi sehingga hasil panen bisa lebih maksimal,”kata Agung Sutikno, Senin (8/6/2026).

Meski mekanis pompa sudah berhasil diperbaiki, Agung mengaku pihak desa kini dihadapkan pada tantangan baru dalam operasionalnya. Kendala utama tersebut adalah ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang saat ini semakin sulit diperoleh di pasaran.

Kelangkaan solar ini menjadi persoalan serius mengingat mesin pompa pertanian yang ada masih mengandalkan bahan bakar diesel. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat pemanfaatan pompa secara berkelanjutan dalam mengairi sawah-sawah petani.

“Pompa sudah kami perbaiki dan siap digunakan secara penuh. Namun saat ini kami justru terkendala pasokan solar yang semakin langka. Padahal, konsistensi bahan bakar sangat penting agar pompa bisa terus beroperasi mengairi lahan,”ungkap Agung.

Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Jombang melalui dinas terkait dapat memberikan atensi. Salah satunya melalui dukungan sarana dan prasarana pertanian yang lebih modern, seperti konversi mesin ke dinamo listrik atau perangkat pendukung lain yang bisa mengurangi ketergantungan pada BBM subsidi.

“Kami sangat berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah, misalnya berupa bantuan dinamo atau fasilitas pendukung lainnya. Dengan begitu, operasional pompa bisa lebih hemat, efektif, dan pengairan sawah masyarakat tidak gampang mandek,” tambahnya.

Agung menegaskan, langkah Pemdes Kampungbaru ini merupakan bagian dari komitmen tingkat desa untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

“Meski saya sudah terpilih KDAW Desa Kampungbaru dan SK_nya belum keluar, ini juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah desa dalam merespons keluhan para petani di lapangan,”tuturnya.

Inisiatif ini pun disambut baik oleh para kelompok tani setempat. Mereka berharap aktifnya pompa air ini dapat meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan.

“Dengan adanya perbaikan sarana irigasi ini, kami optimistis sektor pertanian di Kampungbaru akan semakin kuat, mampu menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendongkrak kesejahteraan ekonomi warga,”ujar Kadori, salah satu petani setempat.

Reporter : Yanti

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.