Sedekah Bumi Dusun Kalimenur Desa Rejosari Meriah dan Sukses

oleh -43 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Tulungagung – Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, menggelar kegiatan Sedekah Bumi. Yang dilaksanakan di Dusun Kalimenur, Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Jumat (15/10 / 2026).

Sedekah Bumi digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi serta keberkahan yang telah diberikan.

banner 336x280

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Kalidawir, Rusdiyanto S.STP.MM., Kepala Desa Rejosari, Sudikan, S.H., Forkopincam Kalidawir, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Bapak/ Midi Kuswantoro,Sekdes Desa Rejosari, Seluruh Jajaran Pemerintah Desa Josari,LPM, BPD, Karangtaruna, Ketua RT, Ketua RW, Linmas, Kepala sekolah MI Darul Mustakim beserta bapak Ibu guru,Kepala Sekolah SDN Negeri tiga Josari berserta guru juga wali murid, Seluruh Ketua Panitia, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Seni, Tokoh Budaya, dan seluruh warga masyarakat yang hadir lainnya.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Rejosari,Sudikan, S.H., dengan didampingi oleh Camat Kalidawir, Rusdiyanto S.STP.MM.,berjalan Antusias, Sukses dan meriah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirap tumpeng agung yang dimulai dari lapangan Desa Rejosari, Menuju pos dusun Kalimenur. Kirap tersebut diikuti oleh warga dengan membawa hasil bumi sebagai simbol rasa syukur, sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal masyarakat Sebanyak lima Gunungan hasil Bumi.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan slametan sedekah Bumi yang berlangsung perempatan perih Kalimenur sebagai bentuk doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.Sebagai puncak acara, disuguhkan pagelaran kesenian jaranan .

Camat Kalidawir, Rusdiyanto S.STP.MM.,Dalam Sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sedekah Bumi yang dinilai mampu menjaga tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Sedekah Bumi ini merupakan wujud nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi antar warga. Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal yang bernilai positif. Mudah mudahan dengan Sedekah Bumi Kita dipanjangkan umurnya,Seluruh Keluarga Kita diberikan Kesehatan, dan dilimpahkan rejekinya.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rejosari, Sudikan,S.H.,dalam sambutannya menyampaikan, Kami Atas Nama Pemerintahan Desa dan juga warga masyarakat Dusun Kalimenur, bahwasanya kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat.

“Melalui Sedekah Bumi ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat yang diberikan serta menjaga kebersamaan dan kerukunan di Desa Rejosari ” ungkapnya.

Kepala Desa Josari, sudikan, S.H., Dalam sambutannya juga mengatakan, Kami atas nama Pemerintahan Desa Rejosari Dan Juga dari warga masyarakat Kalimenur mengapresiasi semuanya atas peyelenggaraan Sedekah Bumi ini, mudah mudahan dalam acara sedekah bumi baik, hari ini dan seterusnya diberikan keselamatan, Kesehatan, dan murah rejekinya,”ucap Sudikan.

Kepala Desa Rejosari; Sudikan, S.H., juga menjelaskan, sedekah bumi ini sudah dilaksanakan oleh para sesepuh kita semenjak masih zaman pemerintah jepang dahulu. Awal mula cerita dilaksanakan sedekah bumi ini bermula pada zaman penjajahan Jepang. Yang mana pada masa itu di wilayah kalimenur suasana tidak kondusif dan banyak berandal ( Rampok). sering terjadi pencurian dan pembakaran rumah. Pada masa itu rumah yang beratap genteng oleh para berandal dianggap orang yang mampu. Sehingga Pada Akhirnya Para sesepuh melaksanakan semedi, pada semedinya sesepuh mendapatkan wangsit di datangi yang namanya pelindung Desa. Mengenai waktu dah harinya pada malam jumat legi. Pelindung desa tersebut yaitu, mbah kasanderjo, mbah surajad, pada akhirnya semua para berandal tertangkap dan di bawa ke pos suasana menjadi aman,” jelas kades sudikan .

Lebih lanjut, Kepala Desa Sudikan mengatakan, selanjutnya pelindung desa menyampaikan kepada mbah Bejo, Bagai mana caranya bisa aman dan tidak ada brandal lagi. Warga di minta melaksanakan acara syukuran dikepalanya Sumber dengan ditampilkan Kesenian Jaranan. Adapun Kepalanya Sumber tersebut terletak di perih perempatan kalimenur dengan ditandai ringin perih. Ringin dalam arti pelindung,Ringin menjadi pusat penyimpanan mata air. Dengan terjadinya semua peristiwa itu sampai sekarang sedekah bumi merupakan suatu tradisi adat yang sudah ada sejak zaman dahulu.

Sebagai bukti nyata sampai sekarang masih ada di Dusun Kalimenur Desa Rejosari yaitu, berdiri Tanaman Pohon Kelapa yang masih utuh yang ada di Kecamatan Kalidawir,” terangnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, Sedekah Bumi juga menjadi sarana untuk melestarikan tradisi serta mempererat tali silaturahmi antar warga.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi Sedekah Bumi di Dusun Kalimenur Desa Rejosari dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang sarat makna serta mampu memperkuat kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Rejosari.

Reporter : Mujiono

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.