Lpk | Jombang – Prestasi membanggakan diukir Pemerintah Kabupaten Jombang di kancah nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi, Kabupaten Jombang berhasil menyabet Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI.
Sebagai bentuk rasa syukur, Pemkab Jombang menggelar tasyakuran sekaligus buka puasa bersama di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (2/3/2026). Dalam momen yang penuh haru tersebut, Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi memberikan kejutan besar berupa hadiah 5 paket umrah gratis bagi tenaga kebersihan atau Pasukan Kuning.
Berdasarkan hasil evaluasi sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, serta kesiapan infrastruktur sepanjang tahun 2025, Jombang sukses menempati peringkat 16 terbaik nasional dari 35 penerima sertifikat penghargaan menuju Kota/Kabupaten Bersih.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa capaian ini bukanlah kerja individu, melainkan hasil kolaborasi masif dari berbagai lini.
”Penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Saya menyampaikan maturnuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir,” ujar Abah Warsubi disambut tepuk tangan hadirin.
Momen puncak acara terjadi saat Abah Warsubi mengumumkan apresiasi khusus bagi Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah. Dari total 459 anggota satgas di lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH), lima orang yang beruntung akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui mekanisme pengundian.
”Keringat dan dedikasi panjenengan semua adalah kunci di balik bersihnya Jombang. Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur dan apresiasi kami atas kerja keras para pahlawan kebersihan di lapangan,” tegasnya.
Tak hanya memberikan apresiasi, Pemkab Jombang juga langsung tancap gas untuk menjaga keberlanjutan prestasi tersebut. Bupati Warsubi mensosialisasikan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Melalui kebijakan ini, seluruh instansi dan satuan pendidikan di Jombang diwajibkan melaksanakan gerakan bersih sampah (kurve) rutin setiap hari Selasa dan Jumat. Untuk memastikan program ini bukan sekadar seremonial, Bupati menginstruksikan Inspektorat dan DLH untuk melakukan monitoring berkala.
”Kita ingin transformasi tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular ini berjalan maksimal di lapangan,” imbuh Bupati.
Acara tasyakuran ini ditutup dengan siraman rohani dari KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) dan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Suasana hangat tampak saat jajaran Forkopimda, pejabat teras, hingga para pegiat lingkungan duduk bersama menikmati hidangan buka puasa, memperkuat kemitraan untuk Jombang yang lebih bersih di masa depan.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jombang Salmanudin, Ketua TP PKK Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab Jombang.
Reporter : Yanti













