Bupati Warsubi Instruksikan Transformasi Total BUMD Jombang, Targetkan PAD Naik dan Layanan Publik Lebih Modern

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Jombang – Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmennya mendorong transformasi menyeluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih produktif, inovatif, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Pembinaan Pengelolaan BUMD Kabupaten Jombang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pertemuan Lantai 7 Bank Jombang, Selasa (05/05/2026).

banner 336x280

Dalam arahannya, Warsubi meminta seluruh direksi dan jajaran pengurus BUMD melakukan pembenahan serius, mulai dari tata kelola perusahaan hingga inovasi layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Sebagai pemilik modal, Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan bahwa keberadaan BUMD harus produktif dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di daerah,” tegas Warsubi.

Bupati juga menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi transparansi, akuntabilitas, independensi, serta keadilan dalam pengelolaan perusahaan daerah.

Tak hanya itu, setiap BUMD diwajibkan menghadirkan minimal satu inovasi layanan maupun produk unggulan setiap tahun sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas pelayanan dan daya saing usaha.

Secara khusus, Warsubi memberikan sejumlah arahan strategis kepada empat BUMD milik Pemkab Jombang.

Kepada PT BPR Bank Jombang Perseroda, Bupati meminta percepatan transformasi digital serta penguatan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam operasional perbankan.

Sementara itu, kepada Perumda Air Minum Tirta Kencana, pemerintah daerah menekankan pentingnya menekan angka kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) serta menjaga kualitas air agar tetap sesuai standar kesehatan secara konsisten.

Untuk Perumda Aneka Usaha Seger, Warsubi mendorong optimalisasi Laboratorium Kesehatan agar mampu menjadi rujukan utama masyarakat sekaligus berperan aktif menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Sedangkan Perumda Perkebunan Panglungan diminta mengoptimalkan potensi lahan dengan pengembangan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan memperkuat konsep Agro-Eduwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bambang Suntowo, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Jombang Suparyono, para kepala OPD terkait, serta jajaran komisaris dan direktur dari seluruh BUMD di lingkungan Pemkab Jombang.

Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap seluruh BUMD mampu memperkuat sinergi dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah guna mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”.

Reporter : Yanti

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.