Disperindag Tulungagung Gelar Sidang Tera Timbangan Gratis, Pengusaha Gula Berikan Apresiasi 

oleh -13 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar kegiatan sidang tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP).

Kegiatan Pelayanan Sidang tera, Tera ulang dilaksanakan di Balai Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.Jumat ( 06/11 / 2026).

banner 336x280

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Fajar Widariyanto Melalui Penera, Deeny Asmono pada saat di wawancarai awak media dilokasi kegiatan mengatakan, Kegiatan pada Hari berjalan normal seperti hari hari tera biasanya.Timbangan batang kita perbaiki, diuji, dan disahkan. Yang telah dinyatakan sah dan memenuhi standar akurasi dan presisi langsung disahkan dan ditempeli cap tanda tera sah tahun berjalan beserta sticker. Untuk timbangan yang berubah dari standar akurasi diperbaiki dahulu di tempat oleh petugas tanpa memungut biaya dari pemiliknya,” ucapnya.

Deeny Asmono menjelaskan, bahwasanya di desa sambijajar mayoritas masyarakatnya banyak pengusaha gula, dan banyak yang menggunakan timbangan digital, baik jenis bench scale ( timbangan meja) dan timbangan duduk lantai, hingga floor scale ( timbangan Platform besar) sehingga untuk mengantar ke tempat tera banyak yang mengalami kendala. Selain itu lokasi desa sambijajar juga jauh dari pasar tradisional sehingga kehadiran para pedagang yang datang di tempat tera relatif menurun berbanding lokasi tera lainnya. Ucapnya.

Deeny Asmono juga menyampaikan bahwa, pelaksanaan sidang tera ini. Masyarakat dan para pedagang tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

“Pemkab Tulungagung membebaskan biaya retribusi tera hingga biaya reparasi perbaikan timbangan yang mengalami kerusakan ringan, karena seluruh anggarannya telah ditanggung sepenuhnya oleh APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Tulungagung. Dan melalui program tera gratis ini, Pemkab Tulungagung berharap, Dengan alat ukur yang akurat, kepercayaan konsumen terhadap pedagang dan pasar tradisional akan meningkat, sehingga roda perekonomian lokal dapat berputar lebih baik,” tutur Deeny Asmono.

Imam Pengusaha gula desa Sambijajar juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah adanya program tera ulang gratis. Kebijakan ini menjadi motivasi besar bagi kami para pelaku usaha untuk selalu tertib administrasi dan patuh aturan hukum metrologi,” pungkasnya.

Reporter : Mujiono

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.