Lpk | Jakarta – Ketua Umum SH Terate pada hari ini menghadiri undangan resmi dari IPSI Pusat dalam rangka pembahasan agenda Musyawarah Nasional (MUNAS) IPSI.
Kehadiran tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung proses komunikasi dan koordinasi antarperguruan pencak silat di tingkat nasional sebagai 10 Perguruan Histori Indonesia.
Dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut, sejumlah hal strategis dibahas, termasuk persiapan pelaksanaan MUNAS IPSI yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Ketua Umum SH Terate menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas seluruh elemen pencak silat demi kemajuan bersama.
Namun demikian, di tengah berlangsungnya kegiatan tersebut, beredar sebuah video yang menampilkan sebagian momen pasca pertemuan. Video itu diduga sengaja direkam oleh pihak tertentu tanpa izin, kemudian disebarluaskan dengan narasi yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi dan Menyesatkan. Pungkas Etar Perwakilan dari LHA.
Pihak SH Terate menyayangkan adanya upaya memplintir isi video tersebut sehingga menimbulkan persepsi yang menyesatkan di tengah masyarakat. Narasi yang dibangun dalam video tersebut dinilai tidak mencerminkan substansi pembahasan yang berlangsung dalam forum resmi IPSI Pungkas H. Khoirun Nashihin SH. MH Sekretaris LHA Pusat.
Ketua Umum SH Terate menegaskan bahwa seluruh proses kehadirannya di IPSI Pusat murni dalam rangka memenuhi undangan dan berpartisipasi secara konstruktif dalam pembahasan MUNAS. Tidak ada agenda lain di luar kepentingan organisasi dan persatuan pencak silat nasional.
Untuk itu, masyarakat dan seluruh warga SH Terate diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Diharapkan semua pihak dapat menjaga kondusivitas serta mengedepankan klarifikasi berdasarkan fakta yang sebenarnya.
Reporter : Aditya













