MANUVER OPINI MENYESATKAN DIBALIK AGENDA RESMI IPSI SH TERATE TEGASKAN FAKTA, BUKAN FRAMING TAK BERMORAL

oleh -139 Dilihat
banner 468x60

Lpk | Madiun – Di tengah momentum strategis menjelang Musyawarah Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia ( MUNAS IPSI ), kehadiran Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate Kang Mas Drs. H.R. MOERDJOKO H.W. dalam undangan resmi Pengurus Besar IPSI justru diseret ke dalam pusaran narasi liar yang yang tak bermoral dan berpotensi mencederai Persaudaraan. kehadiran tersebut merupakan bagian dari agenda resmi organisasi, dalam rangka membangun komunikasi, menjaga stabilitas, serta memperkuat konsolidasi antarperguruan pencak silat nasional. Tidak ada agenda tersembunyi. Tidak ada kepentingan lain di luar kepentingan organisasi. 02 April 2026.

Namun yang terjadi di luar forum justru sebaliknya. Sebuah video yang direkam tanpa izin, dipotong secara parsial, lalu disebarluaskan dengan narasi yang telah “dikonstruksi”, menjadi alat pembentukan opini publik yang menyesatkan. Ini bukan sekadar kesalahpahaman ini adalah upaya framing yang patut diduga disengaja.

banner 336x280

Pernyataan Etar, dari Lembaga Hukum dengan tegas menyebut bahwa narasi dalam video tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi menyesatkan publik.

Hal senada ditegaskan oleh Khoirun Nasihin, S.H., M.H., yang menyatakan bahwa substansi pertemuan sama sekali tidak tercermin dalam potongan visual yang beredar.

Video yang beredar tersebut justru dapat mencederai persaudaraan. Ketua Umum adalah simbol Perguruan, yang harus dijaga dan hormati. Namun apabila hal ini tercederai maka sangat dimungkinkan akan menyebabkan konflik yang lebih meluas.

Kami sangat menyayangkan peristiwa ini, di dalam ruangan kita harmonis, diluar gedung kita dikepung beberapa orang tak dikenal. Terang salah seorang yang berada di lokasi.

Lebih jauh Khoirun Nasihin Menyayangkan, momentum silaturahmi Idul Fitri yang berlangsung di lingkungan PB IPSI sejatinya adalah ruang rekonsiliasi, bukan arena konflik.

Pertemuan yang berlangsung hangat bersama tokoh-tokoh seperti Ketuan Harian H. Benny Gautama Sumarsono dan Ketua Umum SH Terate Drs. H. R. Moerdjoko justru menunjukkan satu hal komitmen menjaga persatuan jauh lebih kuat daripada upaya adu domba.

Situasi di luar forum yang sempat ramai pun telah ditangani secara profesional dan terukur. Tidak ada insiden. Tidak ada eskalasi. Yang ada hanyalah upaya tak bermoral dan sistematis dari pihak tertentu untuk menggiring persepsi seolah-olah terjadi dinamika yang berbeda dari kenyataan.

Ini yang perlu diluruskan. Masyarakat dan seluruh warga SH Terate harus cerdas membaca situasi. Di era disinformasi, potongan video bukanlah kebenaran utuh. Narasi yang dibangun tanpa konteks adalah bentuk manipulasi, bukan fakta.

SH Terate menegaskan Kami hadir secara sah, berbicara secara terbuka, dan bergerak untuk persatuan. Segala bentuk upaya memecah belah melalui distorsi informasi adalah tindakan yang tidak hanya merugikan organisasi, tetapi juga mencederai semangat persaudaraan pencak silat Indonesia.

Menjelang MUNAS IPSI, satu hal yang harus dijaga adalah kejernihan berpikir dan kedewasaan bersikap. Bukan provokasi. Bukan spekulasi. Karena kebenaran tidak dibangun dari potongan video melainkan dari fakta yang utuh.

Menjelang MUNAS IPSI, yang dibutuhkan adalah kedewasaan, bukan provokasi. Yang dibutuhkan adalah kejujuran, bukan manipulasi. Dan yang paling penting menjaga marwah persaudaraan, bukan merusaknya demi kepentingan sempit.

SH TERATE hanya ada dua pilihan sikap berdiri sebagai penjaga persatuan, atau tercatat sebagai bagian dari Perjuangan melawan Kedholiman.

SH Terate telah memilih jalannya tegak pada fakta, keras terhadap fitnah, dan tidak tunduk pada permainan opini murahan.

Reporter : Aditya

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.