Optimalkan PAD 2026, Dishub Jombang Mulai Uji Coba Operasional Terminal Barang Perak

oleh -12 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Jombang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang resmi memulai uji coba operasional Terminal Barang baru yang berlokasi di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang.

Masa uji coba ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung mulai tanggal 2 hingga 30 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya pemetaan dan penghitungan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jombang untuk tahun anggaran 2026.

banner 336x280

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto menjelaskan bahwa uji coba ini sangat krusial untuk mengukur potensi pendapatan riil berdasarkan kondisi lapangan saat ini.

Mengingat pembangunan fasilitas pendukung belum rampung 100 persen, hasil dari uji coba Juni ini akan menjadi dasar evaluasi penting pada Perubahan APBD (P-APBD) mendatang.

“Uji coba ini salah satu bentuk kami menghitung target yang bisa diambil. Karena luasan yang belum selesai seluruhnya pasti berpengaruh. Dari percobaan Juni nanti bisa diketahui langkah di P-APBD, apakah target diubah menyesuaikan kondisi lapangan atau tetap,”ujar Sugianto.

Selama masa uji coba ini, Dishub Jombang berkomitmen melakukan evaluasi ketat setiap pekan. Evaluasi tidak hanya berfokus pada tingkat keterisian (okupansi) kendaraan angkutan barang, tetapi juga untuk mengidentifikasi dan memetakan kendala sarana prasarana yang ada di lapangan, seperti kebutuhan pos jaga permanen dan optimalisasi kamera pengawas (CCTV).

Untuk menarik minat para pengguna jasa, Dishub menegaskan bahwa seluruh kendaraan angkutan barang yang masuk ke area terminal selama masa uji coba ini tidak dikenai biaya retribusi alias gratis. Fokus utama petugas saat ini adalah menghitung daya tampung riil lahan yang sudah siap pakai.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati, Terminal Barang Perak memiliki total luas lahan mencapai 25.240 meter persegi, di mana 20.970 meter persegi di antaranya dialokasikan sebagai area terminal yang digunakan bersama dengan Dinas Pertanian (Disperta).

Saat ini, area yang siap dioperasikan penuh baru berkisar 25 persen, yaitu lahan yang telah melalui proses pemadatan dan pemasangan paving block.

Sisa lahan lainnya masih berupa tanah gembur bekas area pembibitan pertanian dan belum direkomendasikan untuk menampung kendaraan berat.

Terminal Barang Perak ini diproyeksikan menjadi pengganti utama Terminal Tunggorono yang telah resmi berhenti beroperasi sejak 18 November 2025 lalu.

Kehadiran terminal baru ini diharapkan mampu memulihkan sekaligus mendongkrak capaian retribusi daerah, di mana target PAD tahun 2026 dipatok sebesar Rp 194 juta.

Hingga pekan pertama Juni, aktivitas di lokasi terminal terpantau mulai berjalan kondusif. Belasan truk angkutan barang mulai memanfaatkan area parkir khusus tersebut dengan pengawasan dari petugas Dishub yang berjaga di pos sementara.

Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang adalah unsur pelaksana pemerintah daerah di bidang perhubungan yang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan prasarana transportasi, ketertiban lalu lintas, serta optimalisasi sektor pendapatan daerah demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Jombang.

Reporter : Yanti

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.