Tingkatkan Nasionalisme, HIMAPOL dan UKM Airsoft Gun UWKS

oleh -73 Dilihat
oleh
banner 468x60

Lpk | Surabaya – Guna membekali generasi muda dengan pemahaman strategis terkait dinamika keamanan internasional, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) bersinergi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Airsoft Gun menggelar seminar bertajuk “Membedah Geopolitik, Konflik Global untuk Memperkuat Bela Negara”.

​Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Student Center (SC) UWKS ini menjadi wadah edukasi sekaligus simulasi taktis dalam merespons ketegangan global, khususnya konflik Iran-Israel yang berdampak pada stabilitas nasional.

banner 336x280

​Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi militer, kepolisian, dan tokoh asosiasi pertahanan, di antaranya Dankomenwa Jawa Timur, Sinung Widiyanto, S.T., M.Eng.; Koordinator Komponen Cadangan Matra Laut Kodaeral V Surabaya, Letda Bagus Maulana Hendrawan, S.T., M.T.; serta Ketua Kasatrian Yuda Samudra, Kapten Laut dr. Dimas Aji Pradana, M.H., AIFO-K FS.

​Hadir pula Wakorwil Kocadnas 084, Wahyu Hidayat, S.Psi.; Danki Resimen Yudha Putra Banramil 0830/21, Bayu Herlambang; Ketua Hipakad Surabaya, Agung Wicaksono, S.E.; serta Danramil Karang Pilang. Kehadiran delegasi dari sektor pendidikan seperti SMPN 54, SMPN 33, SMP Kawung 2, dan SMPN 64 semakin mempertegas komitmen penanaman nilai bela negara sejak dini.

​Dosen Program Studi Ilmu Politik UWKS, Dr. Wahyu Kuncoro, S.IP., M.IP., dalam sambutannya menekankan bahwa literasi geopolitik adalah tameng utama mahasiswa dalam menjaga kedaulatan berpikir.

​”Konflik Iran-Israel adalah refleksi betapa rapuhnya perdamaian dunia. Mahasiswa harus mampu menganalisis pergeseran kekuatan global agar tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mampu berkontribusi melalui diplomasi yang kuat dan pertahanan nasional yang solid,” ujar Dr. Wahyu.

​Sisi praktis bela negara dalam kegiatan ini diwakili oleh olahraga Airsoft Gun. Perwakilan pengurus pusat dan daerah Indonesia Airsoft Association (INASSOC) turut hadir memberikan perspektif strategi, yakni Sekbid 4 INASSOC Pusat, Bagus Krisnantyo; Wakapengda INASSOC Jatim, Aan Andreas; serta Wakapengcab Kota Surabaya, Moch Arifin.

​Ignatus Ega Laksono dari INASSOC menegaskan bahwa Airsoft Gun adalah medium efektif untuk melatih kedisiplinan, kerja sama tim, dan strategi taktis warga sipil di era kontemporer. “Ini bukan sekadar hobi, melainkan implementasi nasionalisme modern yang melatih kesiapan fisik dan mental,” ungkapnya.

​Ketua HIMAPOL UWKS, Alfiatuz Zahro, menyatakan bahwa kolaborasi lintas organisasi ini merupakan langkah progresif untuk mencetak kader bangsa yang siap secara intelektual. Senada, Ketua Pelaksana Dhamaranggana berharap kegiatan ini menjadi pemantik bagi mahasiswa untuk lebih peduli terhadap isu pertahanan nasional yang kian kompleks.

​Acara yang dipandu oleh Aditya Rakha selaku penanggung jawab ini ditutup dengan sesi simulasi teknis dan penyerahan penghargaan kepada para narasumber. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen civitas akademika UWKS dalam mengawal isu strategis global demi kepentingan kedaulatan NKRI.

Reporter : Yanti

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.